MANADO, SN - HUT PT Bank Sulut jatuh tanggal 3 Juni kemarin. PT Bank Sulut merayakannya secara sederhana, ditandai dengan ibadah yang dipimpin Pdt ML Rindengan, MTh dan diikuti seluruh jajaran PT Bank Sulut mulai dari komisaris, direksi hingga karyawan. Menariknya, setiap nasabah yang masuk diberikan makanan ringan berupa kue basah dan air mineral.
Ketua Panitia HUT ke-48 PT Bank Sulut, Jefry Salilo, SE.MM ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan, untuk rangkaian kegiatan HUT Bank Sulut sudah dimulai dengan kegiatan olahraga volley ball dan futsal, sementara acara puncak yang tadinya direncanakan 3 Juni, diundur menjadi 20 Juni karena harus menyesuaikan dengan waktu pemegang saham/pemilik.
Sementaa tanggal 6 Juni akan diadakan jalan sehat masal yang diikuti oleh komisaris, direksi dan karyawan bersama dengan keluarga. Selain itu, para siswa SMA,SMP se Kota Manado juga akan dilibatkan dalam kegiatan jalan sehat dalam rangka menumbuhkan rasa memiliki terhadap Bank Sulut.
Dikatakan, pelajar sebagai generasi penerus perlu ditumbuhkan rasa memiliki terhadap Torang Pe Bank serta budaya menabung. “Kegiatan HUT difokuskan pada kegiatan yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat dan member dampak bagi perkembangan Bank Sulut,” katanya.
Jefry Salilo yang mantan pimpinan cabang utama Bank Sulut Manado memaparkan, pada acara puncak tanggal 20 Juni, akan dihadiri Gubernur Sulut, Drs SH Sarundajang bersama nasabah dan undangan lainnya. Selain akan diadakan Undian Tabungan Simpeda berhadiah, puncak HUT juga akan diluncurkan secara resmi pengoperasian mobil keliling Bank Sulut yang dilengkapi dengan ATM dan transaksi layanan perbankan lainnya.
Lebih jauh dijelaskan, pada puncah HUT juga, akan dicanangkan program Bank Sulut menuju Rp 5 T. “Artinya, mulai sekarang seluruh jajaran mulai dari komisaris, direksi hingga karyawan bertekar menjadikan Bank Sulut eksis dengan total asset Rp 5 triliun pada tahun 2010,” kata Salilo.
Untuk itulah, 5 T dijadikan slogan dan dijabarkan sebagai Terpercaya, Terbaik, Terdepan, Terkenal dan Terkuat. “Sekarang ini saja asetnya sudah mencapai Rp 3,4 triliun,” katanya meyakinkan.
Direktur Pemasaran PT Bank Sulut, Jefry Wurangian mengatakan, mobil keliling Bank Sulut yang dilengkapi dengan ATM merupakan satu-satunya di Sulut. Layanan bank keliling ini akan jemput bola dengan mendatangi nasabah yang ada di kampung-kampung.
Hanya saja lokasi operasinya tergatung sampai dimana jangkauan signal untuk pengoperasian ATM. Sebab, belum semua lokasi bisa dijangkau dengan signal. “Ibarat HP, begitu juga dengan ATM keliling Bank Sulut,” katanya seraya menambahkan, jika operasional mobil keliling ini menguntungkan, akan ditambah lagi satu unit untuk Provinsi Gorontalo,” kata mantan Direktur Umum ini meyakinkan.
Menyinggung tentang operasional money changger PT Bank Sulut yang ada di Bandara Sam Ratulangi, menurutnya sangat strategis dan membawa dampak positif bagi Torang Pe Bank. Sebab, begitu turun dari pesawat, Money Changger Bank Sulut langsung melayaniu kebutuhan orang asing yang akan menukarkan uang dolarnya dengan rupiah.
“Saya kurang jelas besarnya transaksi selama WOC. Namun yang pasti manfaatnya sangat banyak, karena Bank Sulut makin dikenal dan orang datang ke Manado tidak sulit lagi menukarkan uangnya dengan rupiah. “Mobil kas keliling juga bisa melayani money changger termasuk counter di cabang utama,” katanya bangga. (ms)

























