Pemadaman Listrik Masih Berlanjut
Manado, KM – Pemadaman listrik secara bergilir oleh PT PLN Wilayah Suluttenggo akan terus berlanjut sepanjang PLTP Lahendong III dalam perbaikan dan debit air danau Tondano masih turun. “Kami kehilangan daya listrik yang cukup besar sehingga pemadaman bergilir terpaksa dilakukan,” kata Deputi Humas PT PLN Wilayah Suluttenggo, JW Dimpudus kepada Koran Manado di ruang kerjanya.
Khusus gangguan PLTP Lahendong III, PLN kehilangan 10 MW dan saat ini sedang diperbaiki oleh pihak Pertamina. Sedangkan untuk PLTA Tanggari, penurunan debit air akibat musim kemarau akan diantisipasi PLN dengan melakukan pengerukan Sungai yang mengaliri pembangkit di Tanggari.
“Kami akan melakukan pengerukan sungai karena telah terjadi pendangkalan akibat sedimen-sedimen yang dibawah dari Danau Tondano,” katanya seraya menambahkan, Danau Tondano adalah sumber pembangkit listrik di Tanggari. Jika debit air menurun, maka daya listrik yang dihasilkan juga terganggu.
Selain sedimen yang menyebabkan terjadi pendangkalan, penyebaran eceng gondok yang terus meluas juga sebagai pemicunya karena menyerap air yang cukup banyak. Eceng gondok kini mulai menjamur lagi setelah Bupati Minahasa Drs Vreeke Runtu melakukan pengangkatan dengan menggunakan dana APBD tahun 2008 lalu.
Hanya saja tahun 2009 ini, penanganan eceng gondok tidak segencar tahun 2008 lalu, sehingga penyebarannya terus meluas. Bahkan di daerah Toliang Oki, eceng gondak makin menggurita sehingga pendangkalan danau Tondano tak bisa dihindari lagi.
Dikatakan, yang menjadi masalah adalah kalau Pemkab Minahasa berupaya memerangi eceng gondok, maka sebagian warga di pinggiran danau Tondano justru membiarkan penyebarannya. “Mungkin untuk melindungi ikan piaraan warga,” kata Dimpudus.
Menurutnya, pihak PLN sebenarnya terus berupaya membantu mengangkat eceng gondok dengan menggunakan perahu-perahu dengan melibatkan warga sekitar. Hanya saja penyebarannya yang cepan membuat PLN sendiri kewalahan.
Sementara untuk upaya reboisasi hutan yang ada di sekitar danau Tondano, juga telah dilakukan oleh PLN dengan melibatkan masyarakat khususnya kelompok-kelompok tani yang ada dengan menanam bibit pohon agar hutan yang sudah gundul bisa dihijaukan kembali. Hanya saja program ini tidak berjalan mulus.
“Kalau warga mendukung sepenuhnya, maka upaya reboisasi yang disponsori PT PLN akan berhasil dengan baik,” katanya seraya menambahkan sekarang ini saja PLN memberikan bantuan kepada lembaga atau badan yang peduli akan lingkungan.




























