sulutnews.net

Saturday
Jul 31st
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

shs_tanpa_korupsi


Home Nusantara Sulawesi Utara Sulut Dibagi 8.231 Blok

Sulut Dibagi 8.231 Blok

E-mail Print PDF

Manado, SN - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan dibagi kedalam 8.231 blok untuk memudahkan pendataan Sensus Penduduk Tahun 2010 (SP2010) yang direncanakan dipercepat dua minggu dari jadwal yakni 15 April hingga 15 Mei 2010.

"Empat daerah tingkat dua dengan blok sensus di atas 1000 yakni Kota Manado 1.658 blok, Bolaang Mongondow (Bolmong keseluruhan) 1.656 blok, Minahasa 1.132 dan Minahasa Selatan 1.007 blok," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Jasa Bangun di Manado, Rabu.

Sementara, Kabupaten Kepulauan Sangihe 756 blok, Kota Bitung 698 blok, Tomohon 348 blok dan Talaud 295 blok.

"Beberapa kabupaten/kota pemekaran masih tergabung bersama dengan kabupaten induknya," kata Jasa.

Guna melaksanakan tugas pencacahan pada 8.231 blok tersebut, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga evaluasi data, kata Jasa BPS merekrut 6.476 tenaga kerja , terdiri 1.619 sebagai koordinator tim (Kortim) dan tenaga pencacah (PCL) 4.857 orang.

Jumlah tersebut, kata Jasa, masih akan ditambah dengan tenaga cadangan sebanyak 1.344 orang, terdiri koordinator tim 336 orang dan tenaga pencacah 1.344 orang.

Jasa mengatakan, dengan adanya pembagian blok wilayah yang akan di sensus tersebut, maka memudahkan petugas melakukan pendataan, sehingga dengan demikian dapat diperoleh akurat dari semua masyarakat yang jadi responden.

BPS, kata Jasa menjamin SP2010 dapat mendata semua Warga Negara Indonesia (WNI), jadi tidak ada satu pun penduduk yang akan tercecer, dengan demikian dapat diketahui secara pasti jumlah penduduk Indonesia saat ini dan kegiatan sosial umumnya.

"Pelatihan petugas mulai dari koordinator hingga pencacah dilakukan sebelum terjun ke lapangan, dengan maksud agar memahami betul tugas mereka sehingga dapat diperoleh data penduduk akurat," kata Jasa.

Guna kepentingan SP2010, maka BPS memperoleh anggaran dari pemerintah sebesar Rp3,3 triliun untuk sensus di seluruh Indonesia, sementara Sulut sendiri berkisar Rp61 miliar baik dana APBN maupun pendampingan kabupaten/kota. (hen)

 

mdo_ucapan_selamat_plt-walikota

mdo_ucapan_selamat_plh_sekprov

Like it? Share it!

mdo_paskah


minahasa_02

minahasa_01