
Amurang, Sulutnews.net - Harapan warga Kabupaten Minahasa Selatan, untuk mendapat pelayanan listrik yang maksimal di tahun 2010 ini, nampaknya tak seperti yang diharapkan. Buktinya pemadaman listrik di Kabupaten teguh bersinar ini, masih terus berlangsung.
Bahkan lebih parah lagi, pemadaman itu sering berlaku di saat jam kerja. Imbas dari pemadaman tersebut kinerja pegawai di sejumlah kantor Pemerintahan Minsel terganggu.
Dari informasi yang dirangkum Koran Manado beberapa waktu lalu, pemadaman listrik di Minsel, telah terjadi selang 2 pekan terakhir ini. Ironisnya, pemadaman itu kerap terjadi 3 hingga 4 kali sehari.
"Hampir setiap hari, listrik padam. Itupun terjadi di jam-jam sibuk. Seperti pukul 10 pagi atau pukul 3 sore. Jadi kita sering kelabakan untuk melakukan pengetikan atau menyusun konsep di komputer," keluh Cindy M salah satu PNS dilingkup sekretariat Pemkab Minsel.
Hal senada diungkapkan Jenni K warga Modoinding. "Kita sudah jauh-jauh datang dari Modoinding untuk buat kartu keluarga, di Diskepencapilduk. Tapi belum bisa dilayani, karena listriknya padam. Memang pelayanan PLN sudah semakin memprihatinkan, so dari dulu babagini jo dorang pe kinerja" ujar ibu dua orang anak ini.
Kekecewaan yang sama disampaikan sejumlah pemilik usaha percetakan di Amurang. "Pendapatan kita menurun, seiring pemadaman listrik ini. Malahan ada alat yang rusak, akibat listrik sering mati dan nyala mendadak, takutnya jangan sampai alat percetakan yang harganya ratusan juta tersebut rusak," tambah Jelani Singkoh.
Deputi Humas PT PLN Wilayah Suluttenggo, JW Dimpudus mengatakan, pemadaman listrik secara bergilir kini memang sedang dialami pelanggan PLN. Masalahnya PLN Wilayah Suluttenggo kini ‘kehilangan’ 30 MW akibat menurunnya air danau Tondano dan adanya pemeliharaan PLP Lahendong III.
“Sebelum diserahkan PLN, diadakan supervisi terlebih dahulu sehingga pemadaman bergilir tak bisa dihindari. “Warga pelanggan diminta bersabar karena pemadaman bergilir hanya berlangsung sekitar dua pekan mulai 6 April lalu,” kata Dimpudus seraya menghimbau pelanggan untuk Hemat Listrik, minimal 50 wat setiap hari terutama pada saat beban puncak. ( MS)

























