Legenda Jerman Franz Beckenbauer kembali melontarkan kritikan sekaligus mind game kepada Inggris yang akan menjadi lawan pasukan Joachim Loew di babak 16 besar Piala Dunia 2010 di Stadion Free State, Bloemfontein, Minggu (27/6).
Meski sudah memprediksi Inggris bakal bertemu Jerman di babak kedua, namun Beckenbauer tetap menyebut Inggris sebagai tim yang bodoh karena gagal menghindari pertemuan tersebut. Ia optimistis Jerman yang bakal menang karena Inggris sudah tampak kelelahan dan kehabisan tenaga.
"Inggris memang bodoh karena hanya mampu finis di peringkat dua. Inggris sudah kelelahan. mereka kehabisan tenaga. Kami menaruh respek tapi tidak takut pada mereka," kata Beckenbauer yang menjadi pelatih Jerman saat mengalahkan Inggris dalam adu penalti di semi-final Piala Dunia 1990.
Menurut Beckenbauer juga mengecam penampilan buruk Inggris saat ditahan Amerika Serikat dan Aljazair. Mereka hanya bisa mengandalkan para pemain veteran seperti Steven Gerrard, Frank Lampard dan John Terry. Bila ketiganya pensiun, Beckenbauer memprediksi Inggris butuh waktu panjang untuk mengukir prestasi.
"Penampilan mereka berbahaya karena ada Lampard, Gerrard dan Terry. Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir mereka. Karena itu, ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk memenanginya. Bila gagal dan mereka pensiun, Inggris butuh waktu lebih lama lagi untuk mengulang sukses 1966," tandasnya.
Duel klasik Inggris melawan Jerman bakal mewarnai babak 16 besar Piala Dunia. Karena itu, Beckenbauer menilai big match itu seharusnya terjadi di semi-final.(nexian/drl)




Olahraga
Manado,Sulutnews.net - Musim 2009/2010 akan dikenang penggemar sepakbola di seluruh dunia sebagai salah satu musim yang paling menarik. Piala Dunia yang akan digelar bulan mulai 11 Juni mendatang, tentu saja menjadi puncak perhatian di tahun ini, namun persaingan sengit yang tersaji di hampir se...
WARSAW - Maria Sharapova kembali menuai hasil apik dengan melaju ke perempatfinal turnamen WTA di Warsawa usai menggulung petenis Belarusia Darya Kustova 6-2 6-0, Kamis (21/5/2009).Menurut Sharapova, konsistensi di turnamen pertamanya ini merupakan pencapaian terbaik setelah lebih dari sembilan bula...
Jakarta - Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII tidak terkonsentrasi di satu tempat, melainkan di enam wilayah Kalimantan Timur yang dikelilingi perairan. Pengamanan ekstra pun dipersiapkan.




















