sulutnews.net

Saturday
Jul 31st
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

shs_tanpa_korupsi


Home Pendidikan News Siswa Peserta UASBN dan UN 2009 di Sulut Sebanyak 96.536

Siswa Peserta UASBN dan UN 2009 di Sulut Sebanyak 96.536

E-mail Print PDF

SekolahManado, SN - Sebanyak 96.536 siswa di Sulut akan mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) dan Ujian Nasional (UN) 2008/2009.  Hal tersebut disampaikan Kadis Diknas Sulut Drs Djouhari Kansil MPd kepada wartawan, kemarin.

Diuraikan Kansil, jumlah peserta UASBN SD/MI/SDLB sebanyak 39.402 siswa, sedangkan peserta UN SMP/MTs/SMPLB 34.322 siswa. Adapun peserta UN SMA/MA/SMK sebanyak 22.812 siswa.

Menurut Kansil, kelulusan untuk UN tahun ini ditargetkan mencapai 100 persen. “UASBN SD/MI/SDLB akan dilaksanakan pada 11 - 13 Mei 2009, sedangkan UN SMP/MTs/SMPLB akan dilaksanakan pada 27 - 30 April 2009. Adapun UN SMA akan digelar selama lima hari pada 20 - 24 April 2009. Sementara UN SMK/SMALB akan berlangsung selama tiga hari pada 20 - 22 April 2009,” katanya.

Terkait persiapan penyelenggaraan UN dan UASBN, Kansil menyampaikan, pencetakan soal ujian telah dilakukan sejak 19 Maret 2009. Kemudian, kata dia, distribusi soal diharapkan tiga hari sebelum pelaksanaan ujian telah sampai di tingkat kabupaten/kota atau di rayon. “Sudah ada provinsi yang melakukan pendistribusian yaitu pada daerah - daerah yang jangkauannya jauh,” katanya.

Kansil menyebutkan, penyelenggaraan ujian akan melibatkan sebanyak 600 pengawas. Setiap pengawas, kata dia, akan mengawasi sepuluh peserta didik. Penyelenggaraan ujian, lanjut dia, juga akan melibatkan tim pemantau independen dan pengawas satuan pendidikan dari unsur perguruan tinggi.. “Pengawasan dan pemantauan dilakukan pada ujian SMP/MTs/SMPLB dan SMA/MA/SMALB/ SMK,” katanya.

Disisi lain Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (Ka BSNP) Mungin Eddy Wibowo menyebutkan, biaya penyelenggaraan UASBN sebanyak Rp.59.523.075.000,00, sedangkan biaya UN SMP/MTs/SMPLB dan SMA/MA/SMALB/ SMK sebanyak Rp.296.099.583.000,00. Kemudian, kata dia, biaya untuk pengawasan termasuk scanning sebanyak Rp 83 milyar. (ms)

 

mdo_ucapan_selamat_plt-walikota

mdo_ucapan_selamat_plh_sekprov

Like it? Share it!

mdo_paskah


minahasa_02

minahasa_01